Platinum

Balita 5,5 Tahun Tewas Tertimpa Buis Beton Saat Bermain di Sawah Sanden Bantul

Wagino
08 April 2026
.
Balita 5,5 Tahun Tewas Tertimpa Buis Beton Saat Bermain di Sawah Sanden Bantul

Petugas dari polres bantul melakukan olah tkp. (PM-ist)

Patmamedia.com (BANTUL) — Seorang anak berusia 5,5 tahun berinisial NZV meninggal dunia setelah tertimpa buis beton sumur saat bermain di area persawahan Dusun Demangan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban diajak kakeknya, Jumat (56), mencari rumput di area sawah.

Setibanya di lokasi, korban bersama temannya, Rezi (6), bermain di sekitar buis beton sumur berdiameter sekitar 80 sentimeter yang berada di pekarangan dekat sawah. 

Sementara itu, kakek korban mencari rumput dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi bermain.

“Beberapa menit kemudian saksi dipanggil oleh Rezi yang memberitahukan bahwa korban tertimpa buis beton sumur,” jelas Iptu Rita.

Mendengar hal tersebut, saksi langsung menghampiri korban dan memindahkan buis beton yang menimpa tubuh korban. 

Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dengan bibir buis beton menimpa bagian tengkuk, sementara kepala berada di luar dan tubuh di dalam buis beton.

Korban kemudian segera dibawa ke RS Saras Adiyatma menggunakan sepeda motor bersama saksi lainnya, Didik Saputro (36). 

Namun, berdasarkan keterangan dokter IGD, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami memar pada tengkuk kepala serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan korban di rumah sakit, pendataan saksi, menghubungi tim Inafis untuk olah tempat kejadian perkara (TKP), serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area berisiko seperti lingkungan persawahan dan proyek bangunan. (wag)

Editor: Wijatma TS

Dilarang

Baca Juga