.
Lurah Ringinharjo, Sulistiyo Atmaji, SE. (PM-Wagino)
Patmamedia.com (BANTUL) – Kalurahan Ringinharjo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, mencatat lonjakan Pendapatan Asli Desa (PADes) hingga lebih dari dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir. Capaian tersebut menjadi salah satu hasil yang menonjol dalam kepemimpinan Lurah Ringinharjo, Sulistiyo Atmaji, SE.
Berdasarkan data kalurahan, PADes Ringinharjo pada 2023 tercatat sebesar Rp87.631.202. Sementara pada 2024 hingga saat ini, PADes telah menembus angka Rp200 juta lebih.
Peningkatan PADes tersebut berjalan beriringan dengan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Sulistiyo menilai capaian itu tidak lepas dari kerja sama pemerintah kalurahan dengan masyarakat Ringinharjo.
“Semua ini merupakan tugas kami. Alhamdulillah, atas kerja sama dengan warga Ringinharjo, kami bisa membawa perubahan yang signifikan. Saya akan melakukan hal yang terbaik demi kemajuan wilayah Kalurahan Ringinharjo,” ujar Sulistiyo saat ditemui, Jumat (7/8/2026).
Salah satu gebrakan yang dilakukan pemerintah kalurahan adalah mengembangkan kawasan Lapangan Ringinharjo. Kawasan tersebut ditata menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM sekaligus aktivitas olahraga masyarakat.
Area jogging track telah dibangun dan dipadukan dengan ruang penyajian produk UMKM. Kehadiran fasilitas tersebut membuat kawasan lapangan semakin ramai, khususnya pada akhir pekan.
“Alhamdulillah, setiap hari Sabtu dan Minggu dipadati para pengunjung untuk kegiatan pagi,” ungkap Sulistiyo.
Ramainya kawasan lapangan diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung kepada pelaku UMKM. Pengunjung yang datang untuk berolahraga maupun menikmati suasana pagi dapat sekaligus membeli produk kuliner dan usaha warga.
Dengan demikian, penataan kawasan tidak hanya menjadi pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat.
Tak hanya fokus pada pembangunan dan ekonomi masyarakat, Kalurahan Ringinharjo juga ikut mendukung program pemerintah dalam penanganan sampah.
Hingga kini, Kalurahan Ringinharjo telah berhasil membentuk 20 kelompok bank sampah tingkat RT dari total 43 RT yang ada. Keberadaan kelompok-kelompok tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam pengelolaan sampah dari lingkungan masing-masing.
Pembentukan bank sampah juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah bernilai ekonomi.
Selain pengembangan kawasan lapangan, sejumlah capaian lain juga dilakukan selama kepemimpinan Sulistiyo. Salah satunya renovasi gedung olahraga (GOR) yang sebelumnya telah puluhan tahun mangkrak.
Pemerintah Kalurahan Ringinharjo juga melakukan penataan kawasan lapangan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus area jogging track yang selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Bantul.
Di bidang kebudayaan, Ringinharjo pada 2023 ditetapkan sebagai Kalurahan Rintisan Budaya. Sementara dalam sektor ekonomi masyarakat, pembinaan UMKM terus dilakukan melalui wadah Desa Prima.
Ringinharjo juga memiliki Daya Mandiri Ringinharjo sebagai wadah bagi para pelaku UMKM. Sementara Koperasi Desa Merah Putih saat ini masih dalam proses pengajuan.
Sulistiyo berharap berbagai program dan capaian tersebut dapat menjadi fondasi bagi kemajuan Ringinharjo ke depan.
Ia ingin pembangunan yang dilakukan tidak hanya terlihat dari sisi infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya, semua capaian ini bisa menambah kemajuan di Kalurahan Ringinharjo dan masyarakat, sehingga kehidupannya semakin sejahtera,” pungkasnya. (Wag)